Gowes Tipis-Tipis di Jalur Antirogo, Nikmati Hamparan Sawah Hijau Area Pelindu!
Setiap pagi, semesta menanti langkahmu... Pagi hadir menyapa dengan cuaca cerah, langit biru terhampar, udara yang masih cukup sejuk. Seperti biasa... ayo mengayuh sepeda kawan!
Gowes Lover – Awal tahun 2026, curah hujan sepertinya enggan pergi, terus-menerus membasahi kota. Namun Sabtu tiba membawa keberkahan, mentari bermurah hati bersinar hingga menjelang siang. Sabtu benar-benar saat yang paling tepat untuk menyegarkan pikiran, melepaskan tekanan, dan mengisi ulang diri dengan energi positif dari putaran pedal.
Saat jarum jam di pergelangan tangan menunjukkan pukul 05.55 WIB. Roda sepeda pun mulai berputar dari depan rumah, melintasi jalan kampus hingga tiba di Nuris, lalu tembus ke area Baratan. Di sana sempat berhenti sejenak di sebuah warung, melemaskan dengkul sambil mencicipi kudapan pagi meski nafas masih terengah.
Baca Juga: Sepedaan Jalur Kaliurang Lintas Kudapan Pagi Baratan #TrackRollerCoaster
Waktu seolah berjalan pelan di tempat ini... Otot-otot kaki kambali rileks dan rehat dirasa cukup. Lalu, kayuhan dilanjutkan melintasi area Antirogo dengan jalanan relatif mulus... dengan kontur landai, meski sesekali menanjak dan menikung. Di kawasan ini, mulai dipadati perumahan, sementara sawah-sawah perlahan semakin jarang terlihat.
Sepeda tetap dikayuh dengan semangat, napas memburu dan detak jantung semakin cepat, lalu menyeruput sedikit air, dan keringat pun mulai mengalir. Namun, sensasi segar justru muncul, membuat pikiran terasa lebih jernih. Ini mungkin karena aliran darah yang terpompa maksimal membawa oksigen ke setiap sel otak, ditambah lagi suasana pagi yang memang masih bersahabat.
Selepas area itu, sepeda meluncur melewati turunan dan tanjakan jembatan ala roller coaster di dekat SMPN 14 Antirogo, lalu menuju Desa Pelindu. Di ruas jalanan Pelindu ini, kondisi jalan sebagian masih makadam. Di sinilah pemandangan berubah drastis. Sawah hijau terhampar di kanan dan kiri jalan, dengan cahaya matahari pagi yang mulai meninggi dan menyinari pucuk-pucuk pohon kelapa—sebuah pemandangan yang selalu menenangkan.
Baca Juga: Gowes Jalur Pinggiran Sungai Tawang Mangu Bareng Biker-Biker #POLIJECyclingClub
Tak lama kemudian, perjalanan dilanjutkan. Dengan kayuhan mantap, sepeda melintas di perkampungan dengan lebar jalan sekitar tiga meter. Sekitar 200 meter kemudian, jalur berganti menjadi jalan setapak berpaving. Di sinilah pemandangan di hadapan saya berubah menjadi terang-benderang, udara pun terasa kian segar oleh hijaunya persawahan.
![]() |
| Panorama Hijau Persawahan Pelindu, Sabtu, 17/01/2026 |
Sungguh asyik gowes pagi ini, melintasi jalan setapak selebar satu meter yang diapit sawah penduduk di kedua sisinya. Jalur seperti ini memang tidak panjang, namun pemandangan ini selalu muncul di setiap beberapa titik dan menjadi pengingat akan ruang hijau yang masih bertahan di tengah laju pembangunan.
Hamparan sawah tidak hanya menyajikan keindahan visual, tetapi juga mencerminkan keseimbangan alam. Ketika ruang-ruang hijau perlahan tergantikan bangunan, harmoni lingkungan berpotensi terganggu. Alam yang semula terbuka dan ramah bagi semua, lambat laun dapat menjadi sesuatu yang semakin langka.
Usai melintasi jalan paving, roda sepeda terus bergerak melewati kawasan permukiman hingga menuju Jalan Rinjani. Dari sana, rute diteruskan ke area Secaba, lalu mengarah ke daerah Sukorejo.
Baca Juga: Di Penghujung Kalender 2025—Kayuhan Pelan Bukan Berarti Tertinggal!
Tanpa memaksakan jarak... gowes pagi itu Saya sudahi. Keringat telah keluar, tubuh terasa bugar, dan pikiran kembali segar. Pengalaman gowes tipis-tipis pagi ini terasa sangat berkesan. Sepeda saya kayuh balik menuju rumah, siap untuk kembali beraktivitas dengan semangat baru. Dan... sambil menanti Sabtu berikutnya untuk pengalaman gowes selanjutnya!🚴
***
Salam Gowes✋



No comments: